Jatuh Untuk Kedua Kalinya
February 19, 2006 at 10:58
Filed under Heart to Heart
Sekitar 1 tahun yang lalu aku jatuh cinta sama seseorang yang mana aku tidak mau mengakuinya.
Butuh waktu yang cukup lama untuk melupakannya. Berbagai cara aku lakukan, termasuk tidak pindah kost (jadi selama itu aku satu rumah dengannya), karena aku ingin tahu sejauh mana aku bisa melakukannya walau setiap hari bertemu.
Lambat laun akhirnya aku mulai bisa mengatasinya, walau pun tidak sepenuhnya melupakan.
Aku rasa waktu itu kehidupanku sudah mulai normal lagi. Tidak terganggu dengan perasaan yang aku anggap sangat menggangu sekali. Mulai dari cemburu, marah dan sakit hati.
Sampai akhirnya aku bertemu dengan seseorang yang karakternya berbeda dengan “dia“.
Orangnya emang tidak terlalu cantik, tapi aku senang sekali dengan kepribadian orang yang baru aku kenal ini.
Dia lah yang secara tidak langsung membantu aku untuk melupakan “dia“.
Kalau sebelum²nya aku masih teringat dengan “dia“, tapi sekarang kalau bersama dengan orang yang baru aku kenal ini aku tidak pernah sama sekali teringat akan “dia“.
Setelah beberapa hari aku pikirkan lagi akan perasaanku.
Apakah aku merasa jatuh cinta lagi? Pada orang yang baru aku kenal? Kenapa sekarang sepertinya aku gampang jatuh cinta? Apakah karena seiring dengan usiaku yang terus bertambah?
Awalnya emang aku ngomong ke dia hanya untuk berteman saja. Tapi apa daya kalau sudah begini. ![]()
Akhirnya aku putuskan, memang aku jatuh cinta lagi. Karena kalau bersamanya aku merasa damai, nggak pernah memikirkan yang lainnya. Aku menikmati kebersamaan kami.
Hanya sayang, untuk kedua kalinya mungkin aku jatuh cinta kepada orang yang salah. Karena dia sudah mempunyai pacar (“dia” yang dulu juga sudah punya pacar).
Sebenarnya kali ini aku sudah mau mengakuinya kalau aku mencintainya (walau kejadiannya sangat cepat).
Tapi sayang, sebelum aku mengatakan yang sebenarnya, dia sudah berkata hanya ingin berteman saja denganku. Lagipula dia juga sudah punya pacar. ![]()
Aku pun menghormati keputusannya itu.
Hubungan kami tidak terganggu, malah terkesan mesra atau layaknya sepasang kekasih. Walau begitu aku nggak pernah merongrongnya untuk putus dengan pacarnya, karena aku menghormatinya.
Walaupun hati terasa sakit setiap dia teringat pacarnya (note: pacarnya diluar kota) tapi aku berusaha untuk tidak menunjukkannya. Atau kalau dia bersikap agak mesra terhadap temannya yang lain, karena itu sudah menjadi wataknya.
Lagipula aku nggak berhak untuk marah ke dia kan? ![]()
Ya sudahlah.
Mungkin untuk kedua kalinya aku harus mematikan perasaan yang sudah ada. Walau untuk sementara ini hidupku terganggu lagi. Aku ingin kehidupanku normal kembali seperti sedia kala. Tidak terganggu dengan rasa cemburu, marah dan sebagainya.
Mudah-mudahan ini untuk yang terakhir kalinya menimpaku. Cukup sudah untuk kedua kalinya (jadi ingat lirik lagu, tapi aku lupa lagunya).![]()
Dan mudah-mudahan nantinya aku nggak jatuh cinta kepada orang yang salah lagi. [-o<
February 19th, 2006 at 11:51 Using
Ingat nak!
Sebelum Janur melengkung , semua bisa terjadi kan?
February 19th, 2006 at 13:18 Using
TTM™ (Teman Tapi Moncrot!)
February 19th, 2006 at 16:22 Using
kalo memang sebesar itu cintamu mestinya rela diduain donk
eh sek sek, cowoknya diluar kota? jangan-jangan …
February 19th, 2006 at 16:29 Using
duh jadi teringat lagunya sandy – aku siap sakit hati
February 20th, 2006 at 09:19 Using
cari yang CANTIK nurut versi sendiri, dan celakanya CANTIK versi kita kadang juga CANTIK versi orang lain, jadi yaa gimana yaa
Carilah CINTA terus walaupun sampai ke Negeri China *halah
February 20th, 2006 at 10:29 Using
hati² loh bisa jadi
witing tresno jalaran soko kulino
February 20th, 2006 at 19:27 Using
Seberkas kasih membuat kita sayang…..
Seucap janji membuat kita percaya…..
Sekecil luka membuat kita kecewa….
Tetapi sebuah persahabatan bermakna selamanya……
February 20th, 2006 at 20:00 Using
#7. emang bener. aku setuju.

mungkin persahabatan adalah yang terbaik.
February 20th, 2006 at 23:09 Using
Dia pasti nyanyi lagunya ratu:
cukuplah saja berteman denganku
janganlah kau meminta lebih
ku tak mungkin mencintaimu
kita berteman saja
teman tapi mesra
aku memang suka pada dirimu
namun aku ada yg punya
lebih baik kita berteman
kita berteman saja
teman tapi mesra
February 21st, 2006 at 01:48 Using
idem sama #6
sing ati-ati, bro…
antara sobatan sama cinta itu tipis banget loh batasannya …
doa deh, biar dikuatin….
February 21st, 2006 at 17:36 Using
Kok nama “Iproet” diganti “Lia” sech…..????